Tips Lolos Donor Darah

Tips Lolos Donor Darah

Pernah gak sih kamu pas mau ikutan donor darah terus ditolak? Tapi kamu merasa badan fit aja gitu, pas diperiksa ternyata tekanan darah kamu terlalu tinggi atau terlalu rendah, dan kadar Hb kamu rendah. Duh padahal udah semangat banget mau donor darah. Nah aku mau bagi tips nih biar kamu lolos donor darah.

Apa itu Donor Darah?

Donor darah merupakan orang yang memberikan darahnya secara sukarela kepada orang lain yang membutuhkan melalui transfusi darah. Donor darah dapat dilakukan di Unit PMI terdekat atau rumah sakit yang menyediakan tempat donor darah.

Syarat Calon Pendonor

  • Sehat jasmani dan rohani
  • Usia 17-60 tahun
  • Tekanan darah berkisar antara 110/70 – 160/100 mmHg
  • Berat Badan minimal 45 kg
  • Suhu tubuh 36,6 – 37,5 derajat celcius
  • Kadar Hemoglobin (Hb) minimal : wanita 12,8 gram & pria 13 gram
  • Jarak dari donor sebelumnya minimal 75 hari
  • Sedang tidak mengonsumsi obat
  • Sedang tidak sakit
  • Wanita sedang tidak haid, dapat kembali donor seminggu setelah waktu haid, tidak sedang hamil

 

Baca juga: Lebih Dekat dengan ODHA – Mengenal HIV/AIDS

 

Tips agar Lolos Donor Darah

1. Istirahat yang Cukup

Tidur yang cukup dapat membantu menstabilkan tekanan darah. Sebaiknya kamu hindari bergadang di malam hari, dan coba untuk tidur lebih awal beberapa hari sebelum donor darah.

Buat kamu yang tekanan darahnya mudah tinggi, sebaiknya saat datang ke tempat donor kamu istirahat duduk dulu agar tekanan darah kembali normal. Karena saat kamu berjalan cepat, terkena panas ataupun melakukan aktivitas tinggi dapat meningkatkan tekanan darah.

2. Perbanyak Konsumsi Cairan

Perbanyak konsumsi cairan dapat mengurangi resiko dehidrasi setelah donor darah, karena volume darah akan menurun. Kamu dapat mengonsumsi jus buah atau perbanyak minum air mineral.

3. Tidak Sakit dan Mengonsumsi Obat-obatan.

Sebelum donor darah, pastikan kamu tidak sedang sakit. Selain itu kamu juga tidak sedang mengonsumsi obat-obatan minimal 3 hari sebelum donor darah.

4. Perbanyak Konsumsi Makanan Bergizi

Makanan yang dimaksud adalah makanan yang mengandung zat besi seperti ikan, bayam, daging sapi, umbi-umbian, telur, kacang-kacangan. Selain itu kamu dapat mengonsumsi makanan kaya vitamin C seperti buah-buahan.

Kamu juga harus mengurangi makanan dan minuman yang dapat menghambat penyerapan besi, seperti kopi, coklat dan teh yang mengandung kafein, alkohol, makanan berlemak, dan makanan tinggi kalsium seperti susu, keju, yogurt.

 

Baca juga: 6 Manfaat Luar Biasa Bila Rutin Minum Jus Seledri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *